Just another WordPress.com site

Tag Archives: pengertian riset pasar


LAPORAN PRAKTIKUM MANAJEMEN PEMASARAN

“RISET PEMASARAN”

LABORATORIUM MANAJEMEN AGROINDUSTRI

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2011

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Riset pasar adalah sesuatu yang penting dalam bisnis karena dengan riset pasar akan diketahui apa yang akan dibutuhkan pasar atau masyarakat dan juga mengetahui pesaing – pesaing bisnis. Dengan mengetahui apa yang dibutuhkan pasar dan pesaing yang ada dapat membuat produk atau service yang sesuai dengan pasar dan dapat membuat produk atau service dapat bersaing di pasaran. dari hasil riset pasar dapat juga diketahui siapa yang membutuhkan produk atau service yang telah ditawarkan, dimana produk atau service tersebut dibutuhkan dan juga kapan produk atau service tersebut dibutuhkan, serta kualitas produk atau service yang diinginkan oleh konsumen. Selain itu juga dapat diketahui besar permintaan nyata dan potensi permintaan, kemudian kapan saat permintaan  memuncak, kapan saat permintaan itu menurun. Sehingga kecenderungan dan trend pasar dapat diketahui apakah terus menaik atau pada saat tertentu akan menurun. Sehingga lebih mudah merencanakan strategi pemasaran bisnis yang paling tepat dan diharapkan bisa menghasilkan keuntungan yang optimal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa riset pasar adalah otak utama dalam berbisnis. Karena ini adalah bagian utama yang bertanggung jawab menentukan kemana langkah strategi bisnis kedepannya. Demikian riset pemasaran berperan sebagai dasar penyusunan, dimana harus didukung dengan data yang akurat, relevan, terpercaya, obyektif, dan tepat waktu. Sehingga manajemen perusahaan dapat merencanakan dan melaksanakan dengan baik berbagai aspek pemasaran, seperti pengembangan produk dan merk, penentuan harga, pendistribusian produk dan komunikasi pemasaran terintregasi.

1.2 Tujuan

Praktikum ini bertujuan agar praktikan dapat melakukan riset pemasaran, serta dapat melaporkan analisis hasil dari riset pemasaran yang telah dilakukan dengan data yang tepat.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Riset Pemasaran

Marketing is the process of planning and executing the conception, pricing, promotion, and distribution of ideas, goods, and services to create exchanges that satisfy individual and organization objectives. The marketing concept requires that customer satisfaction rather than profit maximization  be the goal of an organization. Marketing research is a critical pare and such a marketing intelligence system; it helps to improve management decision making by providing relevant, accurate, and timely (RAT) information.

Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi. Konsep pemasaran mengharuskan kepuasan pelanggan bukan maksimilisasi keuntungan menjadi tujuan suatu organisasi. Riset pemasaran adalah bagian penting seperti sistem intelijen pemasaran; hal ini membantu untuk meningkatkan keputusan manajemen dengan menyediakan informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu (RAT).

2.2 Kriteria Riset Pemasaran

Agar metode dinyatakan ilmiah, metode tersebut harus mempunyai kriteria tertentu, sebagai berikut: Satu, berdasarkan pada fakta, maksudnya berdasarkan fakta yang nyata bukan kira-kira. Kedua, bebas dari prasangka, maksudnya bebas dari sudut pandang yang subyektif tetapi benar-benar berdasarkan alasan dan bukti yang lengkap dengan pembuktian yang obyektif. Ketiga, menggunakan analisis, maksudnya masalah harus dicari sebabnya serta pemecahannya dengan menggunakan analisis yang logis. Keempat, menggunakan hipotesis yang diperlukan. Kelima, menggunakan ukuran yang obyejtif. Terakhir, menggunakan teknik kuantitatif, maksudnya dalam pemakaian data yang masih dapat dikwintafikasikan itu. Jauhi ukuran seperti sejauh mata memandang, menurut hati nurani dan sebagainya.

2.3 Klasifikasi Riset Pemasaran

Riset Pemasaran secara kontekstual dapat diklasifikasikan menjadi, 1) riset mengidentifikasikan masalah atau problem (problem identification research), dan 2) riset untuk memecahkan masalah (problem-solving research). Klasifikasi riset mengidentifikasikan masalah atau peluang terdiri atas riset; potensi pasar, pangsa pasar, citra, karakteristik pasar, analisis penjualan, peramalan (forecasting), dan tren bisnis atau produk. Sedangkan klasifikasi riset untuk memecahkan masalah terdiri atas riset; segmentasi produk, harga, promosi, dan saluran distribusi.

2.4 Proses Riset Pemasaran

Step 1 Defining the problem and research objective. The marketing manager and the researcher must work closely together to define the problem carefully and agree on the research objective. Step 2 developing the research plan. In developing the research plan, the attempt is to determine the information needed (outline sources of secondary data), develop a plan for gathering it efficiently, and presenting the plan to marketing management. Step 3 implementing the research plan, and step 4 interpreting and reporting the finding.

Langkah 1 mendefinisikan masalah dan tujuan penelitian. Manajer pemasaran dan peneliti harus bekerja sama untuk mendefinisikan masalah dengan hati-hati dan setuju dengan tujuan penelitian. Langkah 2 mengembangkan rencana riset. Dalam mengembangkan rencana penelitian, upaya ini adalah untuk menentukan informasi yang dibutuhkan (garis besar data sekunder), mengembangkan renaca untuk mengumpulkan secara efisien, dan menjanjikan rencana untuk manajemen pemasaran. Langkah 3 melaksanakan rencana penelitian, dan langkah 4 menafsirkan dan pelaporan temuan.

2.5 Definisi STP (Segmenting, Targeting, dan Positioning)

Segmentasi merupakan suatu aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geografi, perilaku pembelian maupun gaya hidup. Targeting adalah mengevaluasi beragam segmen untuk memutuskan segmen mana yang menjadi target market. Positioning adalah bagaimana sebuah produk dimata konsumen yang membedakannya dengan produk pesaing. Dalam hal ini termasuk brand image, manfaat yang dijanjikan serta competitive advantage. Inilah alasan kenapa konsumen memilih produk suatu perusahaan bukan produk pesaing. Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda perusahaan harus melihat dua faktor yaitu daya tarik pasar secara keseluruhan serta tujuan dan resource perusahaan. Segmentasi memiliki peran penting karena beberapa alasan; pertama, segmentasi memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya. Kedua, segmentasi merupakan dasar untuk menentukan komponen strategi. Ketiga, segmentasi merupakan faktor kunci untuk mengalahkan pesaing, dengan memandang pasar dari sudut yang unik dan cara yang berbeda dari yang dilakukan oleh pesaing. Ada tiga tahap yang harus dilakukan dalam segmentasi pasar yaitu : survey stage, analysis stage, dan proffiling stage.

DAFTAR PUSTAKA

Aaker. Marketing Research. New York. John Wiley & Sons, Inc.

Anandya, D. RISET PEMASARAN Prospektif dan Terapan. Malang. Bayumedia Publishing.

Hidayari. ANALISIS SEGMENTASI, TARGETING DAN POSITIONING PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER (STUDI PADA INSTITUSI PENYELENGGARA MM DI KOTA PADANG).

Umar, H. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta. PT Gramedia.

Anonymous. Marketing Research Process. http://www.zainbooks.com diakses pada hari Rabu, 16 November 2011 pukul 10:22 pm.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.