LAPORAN PRAKTIKUM MANAJEMEN PEMASARAN

“KUESIONER”

LABORATORIUM MANAJEMEN AGROINDUSTRI

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2011

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang memungkinkan analisis mempelajari sikap, keyakinan, perilaku, dan karakteristik beberapa orang utama di dalam organisasi yang bisa terpengaruh oleh sistem yang sudah ada. Dengan menggunakan kuesioner, analisis berupaya mengukur apa yang ditemukan dalam wawancara, selain itu juga untuk menentukan seberapa luas atau terbatasnya sentimen yang diekspresikan dalam suatu wawancara. Jadi, bagi penganalisis pertanyaan harus benar – benar jelas, arus pertanyaan masuk akal, pertanyaan dari responden diantisipasi dan susunan pertanyaan direncanakan secara mendetail.

1.2 Tujuan

Praktikum kali ini bertujuan untuk membahas kuesioner lebih mendetail sehingga diharapkan nantinya praktikan dapat membuat kuesioner untuk penelitian pemasaran.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 2.1 Deskripsi Produk UKM

Kebab Turki Baba Rafi is a fast food using kebab – a middle Eastern delicacy – as its main product. Its kebab sandwiches, as well as chicken and beef burgers. The traditional meat for kebab is lamb, but depending on local tasted laboos, it may now be bee, goat, chicken, pork; fish and seafood; or even vegetarian foods, like falafel or tofu.

Kebab Turki Baba Rafi adalah makanan cepat saji dengan menggunakan kebab – makanan lezat Timur Tengah – sebagai produk utama. Sandwich kebabnya, serta burger ayam dan daging sapi. Daging tradisional untuk kebab adalah daging domba, tetapi tergantung pada selera lokal dan tabu, sekarang mungkin daging sapi, kambing, ayam, babi, ikan, dan makanan laut, atau bahkan makanan vegetarian seperti falafel atau tahu.

2.2 Pengertian Kuesioner

Kuesioner (Angket) adalah suatu cara pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden, dengan harapan mereka akan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut.

2.3 Tahapan Pembuatan Kuesioner

Suatu bentuk kuesioner dapat dibuat dengan menentukan variabel bebas maupun variabel terikatnya. Selanjutnya menjabarkan menjadi bagian kecil. Bagian kecil ini jika masih dapat dipecah lagi dan pecahannya diperlukan dalam riset., maka lakukan proses pembagian sampai pada satu indikator tertentu yang tidak akan dipecah lagi. indikator inilah yang menjadi deskriptor, yaitu elemen yang akan ditulis dalam kuesioner untuk dicari datanya. Selanjutnya, dengan menambahkan hal – hal yang penting dalam kuesioner, seperti identitas, lembaga, atau individu peneliti, ajakan untuk mengisi kuesioner, cara mengisi kuesioner, tempat – tempat untuk menjawab kuesioner (baik cara terbuka, tertutup, maupun semi terbuka), serta kode kuesioner, jadilah sebuah kuesioner yang dapat digunakan sebagai instrumen pengumpul data. Akan tetapi, sebelum disebarkan, perlu diadakan pengujian terlebih dahulu agar hal – hal yang mungkin masoh dianggap kurang, dapat segera diperbaiki.

2.4 Manfaat Kuesioner

Questionnaires are very cost effective when compared to face-to face. This is especially true for studies involving large sample size and large geographic areas. written questionnaries become even more cost effective as the number of research questions increase.

Kuesioner mengefektifkan biaya bila dibandingkan dengan wawanara tatap muka. Hal ini berlaku terutama untuk penelitian yang melibatkan ukuran sampel yang besar dan wilayah geografis yang luas. Kuesioner tertulis menjadikan biaya lebih efektif sebagai penelitian dengan jumlah pertanyaan yang meningkat.

Kuesioner berguna sebagai data primer dalam bentuk persepsi responden (subyek) penelitian. Pengambilan data menggunakan survei langsung.

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kuesioner adalah alat pengumpul data yang langsung dijawab oleh responden. Pembuatan kuesioner tidak mudah untuk penelitian pemasaran, karena pembatasan pada suatu topik itu banyak sekali. Praktikan telah membuat kuesioner tentang penelitian pemasaran Kebab Turki Baba Rafi. Manfaatnya adalah mengetahui seberapa dalam pengetahuan responden tentang kebab yang selama ini mereka konsumsi, juga sebagai bahan pertimbangan potensi pasar kebab saat ini, dan penambahan atau perbaikan atribut yang dirasa penting untuk tetap dapat menarik konsumen.

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous1.Kebab Turki Baba Rafi Franchise Opportunity. http://www.ifranchisesingapore.com diakses pada tanggal 27 Oktober 2011 pukul 04 :27 am.

Rangkuti, F. RISET PEMASARAN. Jakarta : PT Gramedia.

Sopanah dan Wahyudi, I. PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK, PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARASI KEBIJAKAN PUBLIK TERHADAP HUBUNGAN ANATARA PENGETAHUAN ANGGARAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (APBD).

Anonymous2. Advantages of Written Questionnaires. http://www.statpac.com diakses pada tanggal 27 Oktober 2011 pukul 06:50 am.

Umar, H. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta : PT Gramedia.